Kearifan Lokal dan Pemberdayaan Komunitas

 Kearifan Lokal

Kearifan lokal merupakan pandangan hidup dan pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan mereka.

Contoh bentuk kearifan lokal: 

a. berwujud nyata (tangible)

    contoh: arsitektur rumah adat, rumah Gadang di Sumatera Barat, rumah Joglo di Jawa Tengah, rumah panggung di Jambi

b. tidak berwujud (intangible)

     contoh: nasihat, pantun, nyanyian, cerita, kepercayaan

Dimensi (fungsi) kearifan lokal:

a. pelestarian sumber daya alam

b. pengembangan sumber daya manusia

c. pengembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan

d. petuah, kepercayaan, sastra, dan pantangan

Fungsi kearifan lokal bagi keberlangsungan masyarakat komunitas:

a. melindungi masyarakat komunitas dari pengaruh unsur kebudayaan asing yang tidak sesuai dengan kepribadian/karakter masyarakat yang bersangkutan.

b. memelihara nilai-nilai, adat dan tradisi masyarakat setempat/lokal

c. memperkuat solidaritas dan mempersatukan masyarakat lokal/komunitas

d. memelihara keaslian kehidupan fisik/alam dan sosial masyarakat lokal/komunitas

Sistem kebudayaan:

1. Sistem bahasa

2. Sistem pengetahuan

3. Sistem organisasi sosial

4. Sistem peralatan hidup dan teknologi

5. Sistem mata pencarian

6. Sistem religi

7. Sistem kesenian

Kecerdasan setempat (local genius) merupakan keseluruhan ciri-ciri kebudayaan yang dimiliki bersama oleh suatu masyarakat bangsa sebagai hasil pengamatan mereka pada masa lampau. (istilah dalam antropologi)

Local genius mengandung unsur-unsur yang meliputi:

a. mampu bertahan terhadap budaya luar

b. memiliki kemampuan mengakomodasi unsur-unsur budaya luar

c. memiliki kemampuan mengintegrasikan unsur-unsur budaya luar ke dalam budaya asli

d. mempunyai kemampuan mengendalikan unsur kebudayaan luar

e. memberi arah pada perkembangan budaya


Pemberdayaan Komunitas

Pemberdayaan komunitas adalah usaha yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta untuk meningkatkan kemandirian dan daya saing masyarakat dalam menghadapi perubahan sosial tanpa merusak kebudayaan dan tradisi.

Ciri pembangunan berwawasan lingkungan:

a. memperhatikan kelestarian lingkungan

b. mengindahkan daya dukung lingkungan

c. meningkatkan mutu sumber daya alam.

Strategi (tahap) pemberdayaan komunitas:

a. awakening (penyadaran)

b. understanding (pemahaman)

c. harnessing (memanfaatkan)

d  using (menggunakan)

Komentar